Jelang Nataru-Ramadan 2027, Haji Ating Tekankan Pentingnya Cadangan Beras yang Memadai

oleh -362 Dilihat

Banten – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 serta memasuki bulan suci Ramadan 2027, Haji Ating menyampaikan pentingnya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas stok beras, baik secara nasional maupun di wilayah Provinsi Banten.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi serta mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga beras di pasaran.

Haji Ating menilai bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun dan selama bulan Ramadan perlu diantisipasi melalui koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, pelaku usaha pangan, distributor, pedagang, serta pihak terkait lainnya.

Ketersediaan stok beras harus dijaga agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang wajar.

Menurut Haji Ating, Provinsi Banten sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas perdagangan dan konsumsi masyarakat yang tinggi perlu memastikan kelancaran distribusi beras ke pasar tradisional, pasar modern, toko pangan, serta wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan. Pemantauan secara berkala terhadap stok, harga, dan jalur distribusi juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi hambatan pasokan.

Selain itu, pemerintah diharapkan terus memperkuat cadangan beras, mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani, serta memastikan penyaluran beras melalui program pemerintah berjalan tepat sasaran. Apabila ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, keterlambatan distribusi, atau penurunan ketersediaan stok di suatu wilayah, perlu dilakukan langkah antisipatif secara cepat dan terkoordinasi.

Haji Ating juga mengimbau para distributor, pedagang, dan pelaku usaha beras agar tidak melakukan penimbunan maupun tindakan yang dapat mengganggu stabilitas pasokan dan harga. Seluruh pihak diharapkan menjalankan kegiatan usaha secara bertanggung jawab serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Menjelang Ramadan 2027, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan diperkirakan meningkat. Oleh karena itu, kesiapan stok beras perlu diperhatikan sejak dini, termasuk dengan memperkuat koordinasi antardaerah, memantau perkembangan harga, dan memastikan ketersediaan beras dengan kualitas yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya langkah antisipasi dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, Haji Ating berharap ketersediaan beras nasional dan di Provinsi Banten dapat tetap terjaga menjelang pergantian tahun 2026 ke 2027 hingga bulan suci Ramadan 2027. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung stabilitas harga pangan, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.